Upacara Peringatan Hari Pahlawan di UTU Berlangsung Khidmat
  • UTU News
  • 11. 11. 2019
  • 0
  • 473

MEULABOH, UTU - Civitas Akademika Univertas Teuku Umar melaksanakan Upacara Bendera memperingati Hari Pahlawan di Halaman gedung rektorat kampus UTU, Senin, (11/11). Upacara yang dipimpin oleh Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA itu berlangsung khidmat.

Peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 mengangkat tema “Aku Pahlawan Masa Kini” mengajak para generasi muda untuk meneruskan perjuangan para pahlawan untuk memajukan negeri. Dengan membangkitkan semangat berinovasi, menorehkan prestasi diberbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, dan membawa harum nama bangsa pada Dunia Internasional.

Prof. Jasman mengajak civitas akademika UTU untuk mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik untuk mendoakan dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Selain itu, Prof. Jasman juga membacakan teks pidato Menteri Sosial Republik Indonesia Juliari P Batubara yang berisi “Setiap Hari Pahlawan, kita diingatkan kembali kepada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Peringatan hari pahlawan yang tiap tahun kita laksanakan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata, tetapi dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme, cinta tanah air dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.”

Pada pertempuran tersebut rakyat bersatu padu, berjuang, pantamg menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

"Peristiwa Perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari segenap insan Warga Negara Indonesia,"baca Rektor Prof. Jasman

"Menjadi Pahlawan Masa Kini dapat diakukan oleh siapapun warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi - aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti tolong menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum, tidak melakukan perbuatan anarkis atau meragukan orang lain dan sebagainnya,"terangnya.

Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa. sekarang, untuk menajdi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata Internasional.

"Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat," katanya.

Dengan menjadikan diri kita sebagai Pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi. untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia,"tutup Rektor Prof. Jasman

Pelaksanaan upacara Hari Pahlawan diikuti oleh seluruh civitas Akademika yaitu para Wakil Rektor, Senat Universitas, Dekan, Kabiro, Kabag, Dosen, Ormawa, tenaga kependidikan, PNS/CPNS lingkup UTU dll. (Aduwina).

Komentar :

Lainnya :