Pengelola Jurnal Dharma Bakti UTU Gelar Workshop OJS
  • UTU News
  • 12. 11. 2019
  • 0
  • 472

MEULABOH, UTU - Jurnal ilmiah adalah ruh dari eksistensi sebuah perguruan tinggi. Indikasi kemajuan sebuah perguruan tinggi salah satunya diukur melalui kemampuannya dalam pengelolaan dan manajemen jurnal ilmiah. Tentu saja, kualitas pengelolaan jurnal juga harus diimbangi dengan penelitian dan pengabdian aktif oleh para dosen yang hasilnya dipublikasikan melalui junal bereputasi, baik nasional maupun internasional.

Aktivitas pengelolaan jurnal ilmiah pada saat ini diarahkan dalam bentuk daring (online) agar desiminasi dan sebaran akses semakin luas dibandingkan dengan jurnal cetak. Salah satu sistem pengelolaan yang banyak digunakan saat ini adalah Open Journal Sistem (OJS). Melalui OJS pengelolaan jurnal lebih tertata dan terdokumentasi secara baik dan rapi.

Terkait dengan perkembangan tersebut, pengelola Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar (FISIP UTU) menggelar Workshop Open Jurnal System (OJS) bertempat di Laboraturium TIK. Tujuan dari workshop ini adalah untuk mensosialisasikan sekaligus memberikan pelatihan kepada masing-masing pengelola jurnal mengenai proses pengelolaan berkala ilmiah.

Workshop yang berlangsung senin (11/11) ini diisi narasumber internal, yaitu Triyanto, MA yang menyampaikan materi terkait dengan pengelolaan proses pengelolaan dan penerbitan artikel secara online yang membahas secara detail penggunaan program Open Journal System (OJS) dari mulai artikel masuk hingga diterbitkan.

Triyanto dalam pemaparannya menyampaikan bahwa keberlangsungan mengoperasikan OJS butuh komitmen bersama dari pengurus jurnal.

"Semua pengurus jurnal mulai dari Editor sampai dengan Proofreader harus terus serius dan salinf mendukung hingga terpubliskasi jurnal sesuai ketentuan waktu penerbitannya," kata Triyanto yang juga pengelola Jurnal Community, Sosiologi UTU.

Akmal Saputra, M.Si kepada media UTU.News mengatakan kegiatan ini sebagai wujud aktualisasi kegiatan pengembangan fakultas. Jurnal Pengabdian yang akan diberi nama Dharma Bakti Teuku Umar itu diharapkan
dapat menjadi wadah publikasi hasil pengabdian bagi akademisi dan praktisi.

"Saya mengajak kepada dosen, peneliti sosial dan pekerja sosial untuk dapat mengirimkan artikel jurnal pengabdian masyarakat. Dengan terpublikasi nantinya, maka setiap orang akan dengan mudah memperoleh pengetahuan dan informasi dari kegiatan pengabdian masyarakat. Selain itu, aspek berkala ilmiah adalah salah satu aspek penting yang dapat mendongkrak kualitas sebuah institusi perguruan tinggi". Pungkas Akmal. (Aduwina)

Komentar :

Lainnya :