Dosen STAIN Gajah Puteh Pemateri
  • UTU News
  • 20. 04. 2019
  • 0
  • 391

MEULABOH – Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Puteh, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Dr. Almusanna, MA menyampaikan materi pada workshop, “Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0 dan SPMF”, yang dilaksanakan   jajaran Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Teuku Umar (Fisip-UTU), selama dua hari, 19-20 April 2019, di Hotel Bayu Hill Takengon.

Almusanna menyampaikan materi pada Workshop yang dipandu Kasubbag Tata Usaha Fisip UTU, Muhammad Idris, M. Pd berlangsung sangat antusias, dilanjutkan dengan diskusi dan Tanya jawab, dan semua peserta merasa terinspirasi dengan penyampaian materi dari Almusanna. Para peserta selain mahasiswa juga dosen Fisip UTU.

Hadir juga dalam kegiatan workshop adalah Wakil Rektor 1 UTU, Dr. Alfizar, DAA, Dekan Fisip UTU, Basri, SH.,MH, Kepala Biro Umum dan Keuangan UTU, Mawardi Amin, SE.,Ak, Wakil Dekan 1 Fisip, Sudarman Alwy, M. Ag, Wakil Dekan II Fisip, Nellis Mardhiah, M. Sc, Apri Rotin Djusfi, SH, MH, dan Irsadi Aristora, SH.,MH.

Almusanna antara lain menyebutkan, saat ini  STAIN Gajah Puteh ada empat jurnal. Namun, kita akui tidak mudah membiasakan para dosen untuk menulis jurnal sebagai karya ilmiah. “Ini  yang terjadi di Gajah Puteh saat ini. Dosen kalau tidak menulis dosa hukumnya. Karena kewajiban bagi dosen adalah menulis, dan wajib mempublikasikan karya ilmiahnya. Tugas pokok dosen adalah mengajar, meneliti dan mengabdi kepada masyarakat, sesuai dengan amanat tridharma perguruan tinggi.

Almusanna menjelaskan, regulasi di perguruan tinggi sangat ketat. Untuk mendapatkan akreditasi misalnya, kunci utamanya adalah kekompakan. Yang perlu kita ingat, apa yang kita kerjakan di perguruan tingg itu bukan untuk diri kita, tetapi untuk kepentingan anak bangsa.

Untuk itu, perguruan tinggi tidak menciptakan lapangan pekerjaan, tetapi perguruan tinggi tugasnya adalah menyiapkan orang-orang yang siap untuk bekerja atau membuka  lapangan pekerjaan. Perguruan tinggi tidak punya kewajiban menciptakan lapangan kerja, atau tidak ada kewajiban bagi perguruan tingg membuat orang-orang mendapatkan pekerjaan. Perguruan tinggi itu tugasnya menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik, yag beriman, bertakwa, berkualitas, cerdas, mandiri, kreatif dan inovatif. (zakir)

Lainnya :